-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

WAHH! 3 Bandar Besar Buronan BNN: Kendalikan Jaringan Narkoba Lintas Provinsi & Kampung Narkoba Samarinda

Kamis, 21 Mei 2026 | 5/21/2026 06:18:00 AM WIB Last Updated 2026-05-21T13:18:47Z


 

Badan Narkotika Nasional (BNN) tengah memburu tiga sosok kunci yang diduga menjadi otak dan pengendali utama jaringan peredaran narkotika dengan jangkauan luas serta skala besar. Ketiganya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan berperan vital dalam rantai pasok hingga pengedaran di wilayah Kalimantan dan sekitarnya.

 

Sosok pertama adalah M. Fathurahman, yang dikenal dengan nama samaran Maboy. Ia diketahui sebagai bandar utama yang mengendalikan jaringan peredaran narkotika lintas provinsi, yang jangkauannya meliputi Kalimantan, Sulawesi, Bali, hingga Jawa. Maboy menjadi buronan BNN karena terlibat dalam kasus peredaran sabu-sabu dalam jumlah yang sangat besar, serta diduga kuat melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari hasil kejahatan tersebut. Keberadaannya dianggap sebagai tulang punggung pasokan barang haram yang beredar di berbagai wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

 

Selain jaringan lintas provinsi, aparat juga menyoroti penguasaan pasar lokal yang sangat kuat, khususnya di kawasan yang dikenal sebagai "Kampung Narkoba", tepatnya di Gang Langgar, Samarinda Seberang. Di wilayah ini, dua tokoh besar memegang kendali penuh.

 

Yang pertama adalah Andes, atau akrab disapa H. Endi. Ia diketahui sebagai bandar besar yang menguasai dan memegang kendali penuh atas seluruh lapak peredaran narkotika yang beroperasi di Gang Langgar. Di bawah pengawasannya, kawasan tersebut menjadi pusat perputaran barang haram yang sulit ditembus penegak hukum dalam waktu yang cukup lama.

 

Di tingkat yang lebih tinggi dan berperan sebagai penyuplai utama adalah H. Andi Sudi. Ia berposisi sebagai pengendali level atas yang bertugas menyediakan pasokan serta membawahi seluruh jaringan dan lapak yang beroperasi di Gang Langgar. Keberadaannya menjadi penghubung penting antara pasokan barang dari luar dengan peredaran yang terjadi di lapangan.

 

Ketiga nama ini menjadi target utama operasi penumpasan narkotika saat ini. BNN menegaskan akan terus mengusut dan memburu seluruh jaringan hingga ke akar-akarnya, guna memutus mata rantai peredaran yang merusak masa depan bangsa ini. Masyarakat diminta untuk tidak menyembunyikan keberadaan para buronan dan berani memberikan informasi kepada pihak berwajib demi keamanan bersama.

×
Berita Terbaru Update