-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Warga Muara Beloan Tuntut Hak Prioritas Kerja di PT MBL Sebagai Wilayah Ring Satu

Minggu, 17 Mei 2026 | 5/17/2026 08:03:00 PM WIB Last Updated 2026-05-18T03:03:25Z


 


MUARA BELOAN – Warga Desa Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, menyampaikan kekecewaan dan keluhan terkait sulitnya mendapatkan pekerjaan di PT MBL, perusahaan yang beroperasi tepat di wilayah sekitar pemukiman mereka. Ironisnya, desa ini masuk dalam kategori wilayah Ring Satu, yaitu kawasan yang berbatasan langsung atau berada di lingkar terdekat lokasi usaha perusahaan.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, masyarakat setempat merasa keberadaan perusahaan tersebut belum memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga sekitar. Padahal, berdasarkan peraturan ketenagakerjaan dan kesepakatan sosial kemasyarakatan, perusahaan wajib memprioritaskan warga wilayah Ring Satu dalam penyerapan tenaga kerja.

 

"Sangat sulit bagi kami warga Muara Beloan untuk diterima bekerja di PT MBL. Padahal rumah kami berjarak sangat dekat, bahkan masuk wilayah Ring Satu. Harapan kami agar ada lapangan kerja, tapi kenyataannya justru banyak pekerja yang didatangkan dari luar daerah," ungkap salah satu warga setempat.

 


Warga menyebutkan, hingga saat ini jumlah warga Muara Beloan yang berhasil direkrut oleh perusahaan tersebut masih sangat sedikit, bahkan bisa dihitung dengan jari. Sebagian besar tenaga kerja yang mengisi posisi-posisi di perusahaan ternyata berasal dari luar desa maupun luar kabupaten.

 

Selain itu, warga juga menyoroti proses rekrutmen yang dinilai tidak transparan dan persyaratan yang dirasa memberatkan atau tidak sesuai dengan kondisi pendidikan rata-rata masyarakat desa. Informasi mengenai lowongan kerja sering kali tidak tersosialisasi dengan baik ke warga, sehingga banyak yang tertinggal peluangnya.

 

Masyarakat berharap pemerintah desa dan kecamatan dapat turun tangan melakukan mediasi dengan manajemen PT MBL. Warga menuntut adanya kejelasan kuota tenaga kerja untuk wilayah Ring Satu, serta penyesuaian persyaratan agar warga lokal memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan mendapatkan penghidupan yang layak dari keberadaan perusahaan tersebut.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari manajemen PT MBL terkait keluhan yang disampaikan oleh warga Muara Beloan. Masyarakat berharap persoalan ini segera mendapat perhatian serius agar tidak menimbulkan ketegangan sosial di kemudian hari.

×
Berita Terbaru Update